Bibit Jambu Mete Unggul

SUGIAN, petanihutansugian.org – Kelompok Tani Hutan (KTH) melakukan pembibitan jambu mete di Dusun Kokok Pedek (2/09).

Jambu Mete merupakan komoditas ekspor  yang sangat menjanjikan. Ia  mempunyai puluhan Varietas, di antaranya ada yang berkulit putih, merah, merah muda, kuning, hijau kekuningan dan hijau.

Salah satu komponen yang ikut menentukan kualitas tanaman serta hasil panen jambu mete adalah pemilihan bibit dengan kualitas unggul. Pada budidaya jambu mete, tanaman dapat di perbanyak secara generatif melalui biji atau secara vegetatif dengan cara pencangkokan. Jika menggunakan biji maka jenis biji yang akan di tanam harus berasal dari pohon induk pilihan. “ujar Amaq Aton selaku ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), yang ditemui dirumahnya pada Selasa 10.00 Wita.

Dia juga mengungkapkan bahwa Cara penanganan biji mete untuk benih adalah buah mete / calon bibit di panen pada pertengahan musim panen, buah mete yang dipilih sudah mateng dan tidak cacat. Selanjutnya biji mete segera di  keluarkan dari buah lalu di cuci bersih, kemudian di sortir, tahapan berikutnya biji mete di jemur sampai kadar air 8 – 10 %. Supaya lebih awet untuk disimpan, untuk biji jambu mete yang dikemas dalam kantong plastik, aliran udara di ruang penyimpanan harus lancar dengan suhu antara 25-30◦ C dan kelembaban 70-80 %, lama waktu penyimpanan bibit 6 bulan, paling lama 8 bulan. Hal yang terpenting adalah sebelum di tanam, benih harus disemai terlebih dahulu.

Saharudin ( 38 ),  yang berprofesi sebagai staf Desa Sugian juga menuturkan, hasil budidaya jambu mete bisa menjadi penunjang ekonomi  karna dinilai mampu mendongkrak sistem perekonomian  masyarakat Desa, Lahannya juga sangat cocok untuk pembibitan.

Please follow and like us:
0

3 Comments

  1. Bagus tulisannya. Lanjutkan teman – teman! Kita tunggu postingan selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *